Senin, 21 November 2016

Trik Merekrut Pegawai

Trik Merekrut Pegawai



Saat sebuah usaha berkembang menjadi lebih besar, salah satu konsekuensi yang harus dihadapi adalah kebutuhan untuk merekrut pegawai. Hal itu harus dilakukan sebab tak mungkin bila pemilik usaha merangkap sebagai perajin, akuntan, marketing, pengantar barang atau jabatan lainnya.

Biasanya, prosedur serta standar penyeleksian dan perekrutan SDM dalam dunia wirausaha atau entrepreneurship cukup sederhana. Mekanisme rekrutmen pegawai ini umumnya hanya didasari pada referensi dan pengalaman kerja. Untuk background pendidikan, selama posisi yang diperlukan masih dalam pegawai kasar, pengusaha takkan terlalu mengindahkannya. Asalkan si pegawai mempunyai niat kerja besar, jujur dan mau bekerja keras, pengusaha bisa dipastikan akan mempekerjakannya.

Masalah upah pegawai juga pada dasarnya tidak begitu memusingkan apalagi bila usaha yang dirintis masih tergolong baru dan sedang berkembang. Pemberian upah biasanya disesuaikan dengan keahlian dan jenis pekerjaan yang dilakukan. Penghitungan yang lebih profesional akan dilakukan jika usaha sudah benar-benar stabil dan mampu meraup laba berlimpah.

Bagi Anda yang berminat merekrut pegawai, ada baiknya memperhatikan trik-trik di bawah ini yang mungkin bisa membantu kelancaran proses perekrutan SDM :
  1. Hal pertama yang wajib dilakukan adalah mendefinisikan aspek-aspek yang diperlukan dalam usaha dan lalu menjabarkannya semua detail tugas dan tanggung jawab setiap posisi yang diperlukan.
  2. Lakukan riset untuk menentukan gaji yang layak dan sesuai dengan cash flow bidang usaha, baik untuk kondisi sekarang maupun kondisi di masa depan. Buat juga rincian status karyawan yang dibutuhkan, baik itu untuk karyawan tetap, kontrak, paruh waktu atau bahkan tenaga outsource.
  3. Pertimbangkan pula biaya tak terduga selain gaji karyawan, misalnya biaya untuk pengadaan komputer, akses internet, peralatan kantor dan lain sebagainya.
  4. Pilihlah calon pegawai yang dekat dengan lingkungan pelaku usaha, seperti teman dan keluarga atau bahkan referensi dari kerabat. Ini menguntungkan sebab dengan kedekatan dan referensi dari orang terdekat bisa memudahkan Anda untuk mengenal karakter dan mental si pegawai.
  5. Tanamkan pengertian kepada calon pegawai untuk mau maju bersama dengan imbalan reward yang sepadan akan kinerja dan sumbangsihnya. (sumber)

 

Baca Tips Manajemen SDM Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar